Senyumnya yang ikhlas, menyejukan, penuh harapan mampu menghanguskan segala kegelisahan.
Oh ibu, engkau Rela berkorban waktu, tenaga, pikiran demi kebahagian anak2mu.
Oh ibu, ketika ku mendengar doa2mu seakan ketika itu juga aroma surga menghampiriku.
Oh ibu, ketika ku mendengar doa2mu seakan ketika itu juga aroma surga menghampiriku.
Harapan seorang ibu.
Oh ibu, wanita nomer satu di hidupku.
Oh ibu, wanita nomer satu di hidupku.
Dalam sakitmu masih saja kau utamakan kesejahteraan anak2mu.
Tanpa kau perdulikan keadaanmu.
Tanpa kau perdulikan pakaianmu.
Oh ibu, semoga dengan mencium tangan keriputmu menjadikan satu tiket menuju dan masuk surganya Tuhan.
Oh ibu, semoga dengan mencium tangan keriputmu menjadikan satu tiket menuju dan masuk surganya Tuhan.
Bersamamu.
Duhai Tuhanku, jauhkanlah perasaan, hati, ibuku dari mendurkaimu, jangan lepaskan disetiap hembusan nafasnya untuk selalu menyebutmu. Jagalah beliau disetiap waktu.
Duhai Tuhanku, Dzat yang menciptakan manusia dari nutfah. Engkau adalah Dzat yang Maha Suci. Maha Agung. Maha Pemberi. Maha Pencipta. Maha Indah. Maha dari segala Maha. Berikanlah ibuku keistiqomahan dalam beribadah dan khusnul khotimah. Ammin..
Duhai Tuhanku, Dzat yang menciptakan manusia dari nutfah. Engkau adalah Dzat yang Maha Suci. Maha Agung. Maha Pemberi. Maha Pencipta. Maha Indah. Maha dari segala Maha. Berikanlah ibuku keistiqomahan dalam beribadah dan khusnul khotimah. Ammin..
HABIBI, 15 Februari 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar